Sumber materi biologi tentang sel, sel tumbuhan, sel hewan, fungsi sel, struktur sel, perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan

8 Penyebab Diare

Penyebab Diare

Diare disebabkan oleh meningkatnya peristaltik usus, sehingga pelintasan chymus dipercepat dan masih banyak mengandung air pada saat meninggalkan tubuh sebagai tinja. Selain itu, diare disebabkan karena bertumpuknya cairan di usus akibat terganggunya keseimbangan absorpsi dan sekresi. Terjadinya gangguan pencernaan ini, sering terjadi pada keadaan radang lambung-usus yang disebabkan oleh kuman atau toksinnya. 

Faktor-faktor yang menyebabkan diare:


1. Virus

virus penyebab diare

Misalnya influenza perut dan travellers diarrhoea yang disebabkan oleh rotavirus dan adenovirus. Virus melekat pada sel-sel mukosa usus, yang menjadi rusak sehingga kapasitas absorpsi menurun dan sekresi air dan elektrolit memegang peranan. Diare yang terjadi bertahan terus sampai beberapa hari sesudah virus lenyap dengan sendirinya, biasanya dalam 3-6 hari. 

2. Bakteri

bakteri penyebab diare

Diare yang disebabkan oleh bakteri mulai berkurang terjadi karena meningkatnya higiene masyarakat. Bakteri-bakteri tertentu pada keadaan tertentu, misalnya bahan makanan yang terinfeksi olah banyak kuman menjadi invasif dan menyerang kedalam mukosa. Di sini, bakteri-bakteri tersebut memperbanyak diri dan membentuk toksin-toksin yang dapat direabsorpsi ke dalam darah dan menimbulkan gejala-gejala, seperti demam tinggi, nyeri kepala dan kejang-kejang, disamping mencret berdarah dan berlendir. Penyebab utama dari jenis diare ini adalah bakteri Salmonella, Sigella, Campylobacter, dan jenis Coli tertentu.

3. Parasit

Parasit yang sering menyebabkan diare seperti protozoa Entamoeba histolytica, Giardia lambia, Cyptosporidium dan Cyclospora, yang terutama terjadi di daerah tropis atau sub tropis. Diare akibat parasit-parasit ini biasanya bercirikan mencret cairan yang intermiten dan bertahan lebih lama dari satu minggu. Gejala lain dapat berupa nyeri perut, demam, anorexia, nausea, muntah-muntah dan rasa letih (malaise).

4. Enterotoksin 

Diare jenis ini lebih jarang terjadi, tetapi lebih dari 50% dari wisatawan di negara-negara berkembang dihinggapi diare ini. Penyebabnya adalah kumankuman yang membentuk enterotoksin, yang terpenting adalah E. coli dan Vobrio cholerae, dan sebagian kecil Shigella, Salmonella, Campylobacter dan Entamoeba histolytica. Toksin melekat pada sel-sel mukosa dan merusaknya. Diare jenis ini juga bersifat selflimiting artinya akan sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam lebih kurang 5 hari, setelah sel-sel mukosa yang rusak diganti dengan sel-sel mukosa yang baru.

5. Penyakit

Sejumlah penyakit ada yang menyebabkan diare sebagai salah satu gejalanya, seperti kanker usus besar dan beberapa penyakit cacing (misalnya penyakit cacing gelang dan cacing pita). 

6. Obat-obatan

Obat-obatan dapat menimbulkan diare karena efek sampingnya, misalnya antibiotik berspektrum luas (golongan ampisilin dan tertasiklin), sitostatik, dan penyinaran dengan sinar-X (radioterapi).

7. Makanan

Makanan yang sulit diserap oleh usus akan mengakibatkan tekanan osmotik usus meningkat sehingga menghalangi absorpsi air dan elektrolit dan menimbulkan diare. Alergi makanan, makanan dan minuman yang telah terkontaminasi dengan toksi bakteri dan makanan yang tercemar logam berat juga dapat menyebabkan diare. 

8. Pengaruh psikis

Keluhan dalam diare dapat timbul sebagai salah satu gejala penyakit atau sebagai akibat kelainan jiwa atau psikologis, misalnya ketegangan jiwa, emosi, stres dan lain-lain. Diare karena penyebab ini dikenal dengan istilah diare psikogenik. Seseorang yang mengalami gangguan psikologis cendrung menyebabkan hidupnya tidak teratur. Sering kali disertai dengan keadaan jiwa yang tidak tenang, tidur tidak nyenyak, makan yang tidak teratur dan lain sebagainya. Dalam keadaan seperti ini terjadi rangsangan berlebihan pada saraf-saraf terutama pada daerah hipotalamus yang dapat menimbulkan hiperperistaltik. Karena meningkatnya peristaltik maka absorpsi air dan elektrolit akan terganggu dan terjadilah diare.

Penyebab lain

Penyebab lain diare seperti terjadinya gangguan gizi dan kekurangan enzim-enzim tertentu (Tan, 2002). 

Dekian posting biologi-sel.com hari ini mengenai 8 penyebab diare, semoga beranfaat dan semoga anda yang sedang diare cepat sembuh.

0 Komentar untuk "8 Penyebab Diare"
Back To Top -->