Stomata: Pengertian, Fungsi dan Struktur

Pengertian Stomata

Gambar stomata yang terletak pada daun tumbuhan
Gambar Stomata
Stoma atau mulut daun adalah  bagian tumbuhan yang berfungsi untuk mengatur proses fotosintesis, transpirasi dan respirasi. 
Jika stoma terdapat banyak, maka di sebut stomata (jamak). Dengan adanya stomata tumbuhan bisa melakukan menghasilkan oksigen dari karbon dioksida, sehingga tumbuhan berperan penting pada ekosistem

Karbon dioksida dibutuhkan untuk melakukan fotosintesis.

Tumbuhan menghasilkan oksigen, makanan dan banyak hal lainnya. Salah satu bagian yang paling penting dari tumbuhan adalah stomata.  

Stoma adalah bentuk tunggal dari stomata yang dapat diartikan 'mulut'. Fungsi stomata adalah untuk mengatur proses fotosintesis, transpirasi, respirasi, dll. Selanjutnya kita akan membahas struktur dan fungsi stomata pada tumbuhan yang merupakan bagian penting dari biologi.

Struktur dan posisi Stomata

Stomata ditemukan pada daun tumbuhan. Mereka juga bisa terdapat di kedua sisi atau hanya pada satu sisi daun. Ketika stomata yang terdapat di kedua sisi daun maka mereka disebut amphistomatic, jika hanya terdapat pada sisi atas maka disebut epistomatic, dan jika hanya terdapat di sisi bawah maka mereka disebut hypostomatic

Stomata ditemukan dalam epidermis daun dan mencakup hampir 1-12% dari permukaan daun. Meskipun mereka ditemukan pada epidermis, positioning yang tepat berbeda dari tumbuhan ke tumbuhan. Misalnya, dalam mesophyl, stomata ditemukan dalam tingkat yang sama dari epidermis. Dalam beberapa tumbuhan mereka bahkan terletak di atas epidermis.

Terlepas dari ini variasi dalam lokasi, daun dikottil punya nomor lebih dari stomata pada permukaan atas dari yang lebih rendah, namun daun monokotil memiliki jumlah yang sama dari stomata di bagian atas dan bawah daun.  

Struktur stomata terdiri dari sel ginjal berbentuk epidermal dengan pembukaan di pusat yang dikenal sebagai pori. Dinding bagian dalam sel penjaga menghadapi aperture dan lebih tebal dari lapisan luar. Sel penjaga juga memiliki vakuola yang besar. Sel-sel yang mengelilingi sel penjaga dikenal sebagai anak perusahaan atau sel aksesori.

Fungsi Stomata

Fungsi stomata adalah sebagai saluran masuk dan keluar udara/gas. Secara sederhana kita dapat mengatakan bahwa tumbuhan mengambil CO2 dari atmosfer dan memberikan keluar O2 yang digunakan oleh hewan dan manusia. Nah ini bisa dipahami di bawah judul berikut.

Fotosintesis

Fotosintesis adalah suatu proses manufaktur makanan di pabrik dengan bantuan sinar matahari dioksida, karbon dan air. Tumbuhan mengambil karbon dioksida dari atmosfer yang diambil melalui stomata. Molekul air dipecah menjadi hidrogen dan oksigen dan oksigen yang kemudian dilepaskan di atmosfer sebagai produk-oleh. 

Oksigen ini juga dirilis melalui bukaan stomata. Oleh karena itu kita dapat mengatakan bahwa media pertukaran gas adalah stomata. Ini adalah media respirasi seluler pada tumbuhan. Pekerjaan yang hidung lakukan bagi kita mirip dengan stomata dalam tumbuhan.

Transpirasi

Transpirasi adalah proses penguapan air dari permukaan tumbuhan. Hal ini dilakukan melalui bukaan stomata. Hal ini membantu tumbuhan untuk mendapatkan dingin dan juga membantu dalam transfer mineral dan bahan lainnya ke berbagai bagian tumbuhan. Sebagai tumbuhan mengambil air dari tanah, bukaan menyerap mineral lainnya. 

Tapi untuk mentransfer mineral ke permukaan tumbuhan, air di permukaan tumbuhan harus menguap. Setelah itu menguap, maka akan mengalami tekanan yang akan memaksa akar untuk menyerap air dari tanah dan akan ditransfer ke ujung tumbuhan. Pekerjaan utama dari penguapan air dilakukan dengan stomata.

Pembukaan dan Penutupan Stomata

Terlepas dari proses transpirasi dan fotosintesis, stomata juga memiliki fungsi lain yang sangat penting. Fungsi ini adalah untuk menyelamatkan kehilangan air. Hal ini dilakukan oleh pembukaan dan penutupan stomata. Tumbuhan tidak bisa membuat makanan mereka di malam hari. Hal ini karena mereka tidak mendapatkan sinar matahari yang pada gilirannya tidak membuka stomata. 

Segera setelah sinar matahari pemogokan daun tumbuhan, ada perubahan tekanan turgor. Hal ini akan memaksa sel penjaga untuk membentuk bentuk sabit dan membuka pori-pori stomata. Hal ini membuat pori-pori terbuka dan proses fotosintesis, transpirasi dan respirasi yang dilanjutkan. Tapi setelah matahari terbenam, sel-sel penjaga kehilangan tekanan turgor dan hasil ini dalam penutupan stomata. 

Pembukaan dan penutupan ini juga tergantung pada kondisi lingkungan. Dalam kondisi yang merugikan seperti suhu yang sangat tinggi, stomata menutup sendiri untuk menghentikan kehilangan air. Mereka kadang-kadang juga menjaga udara lembab ditutup dalam diri mereka untuk mencegah jaringan tumbuhan membeku dalam dingin berlebihan.

Jika Anda memiliki mikroskop di rumah atau di sekolah atau perguruan tinggi kemudian hanya mengambil bagian kecil dari daun dan mencoba untuk mengamati bagian-bagian kecil tapi penting dari tumbuhan.
Posting Komentar

AdBlock Detected!

Like this blog? Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker.


Suka Blog ini? Please disable your Adblocker to access this site! Thanks. Harap nonaktifkan Adblocker Anda untuk mengakses situs ini! Terimakasih.

This is Biologi Sel this blog in your ad blocker.

Thank you!

×