Thursday, November 22, 2012

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Jika kita perhatikan tumbuhan dan hewan memiliki perbedaan yang sangat besar, dimana tumbuhan tidak dapat bergerak dengan aktif seperti hewan. Hal ini disebabkan karena bentuk tumbuhan yang kaku sehingga tidak fleksibel, berbeda dengan hewan yang fleksibel dan bentuknya dapat berubah-ubah.

Selain dari bentuknya, perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan juga dapat dibedakan dari hal-hal berikut:

Thursday, November 15, 2012

Perbedaan Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik

Baiklah, kali ini saya akan memposting tentang perbedaan antara Sel Prokariotik dan sel Uekariotik. Perbedaan utama antara sel prokariotik dan sel eukariotik adalah pada ada atau tidakknya membran inti. Membran inti itu sendiri adalah membran yang menyelimuti inti sel. Berikut penjelasan lebih lanjutnya

Berikut adalah Perbedaan sel Prokariotik dan sel eukariotik


Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran inti. Definisi yang lebih jelasnya, sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki sistem endomembran sehingga sel tipe ini memiliki materi inti yang tidak dibatasi oleh sistem membran, tidak memiliki organel yang dibatasi oleh sistem membran.

Sunday, November 11, 2012

KATABOLISME

PENGERTIAN KATABOLISME


Katabolisme adalah reaksi penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan enzim. Penguraian senyawa ini menghasilkan atau melepaskan energi berupa ATP yang biasa digunak4an organisme untuk beraktivitas. Katabolisme mempunyai dua fungsi, yaitu menyediakan bahan baku untuk sintesis molekul lain, dan menyediakan energi kimia yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas sel. Reaksi yang umum terjadi adalah reaksi oksidasi. Energi yang dilepaskan oleh reaksi katabolisme disimpan dalam bentuk fosfat, terutama dalam bentuk ATP(Adenosin trifosfat) dan berenergi elektron tinggi NADH2 (Nikotilamid adenin dinukleotida H2) serta FADH2 (Flavin adenin dinukleotida H2). Berikut adalah 

tabel macam-macam reaksi katabolisme :


Tahapan
Tempat
Substrat
hasil

Glikolisis
Sitoplasma
C6H12O6
2ATP, 2Asam piruvat, 2NADH

Dekarboksilasi oksidatif
mitokondria
Asam piruvat
Asetil CO-A

Siklus asam sitrat
Matriks mitokondria
Asetil CO-A
NADH2 + ATP

Transpor elektron
Membran dalam mitokondria
NADH2 dan FADH2
30ATP + 4ATP + H2O+ CO2

Siklus krebs
Matriks mitokondria
Glukosa


Respirasi sel

SIKLUS DAN PEMBELAHAN SEL part2

MEIOSIS


            Meiosis yaitu tipe pembelahan sel yang mengurangi jumlah set kromosom dari dua menjadi satu dalam gamet, mengimbangi penggandaan saat fertilisasi. Pada hewan meiosis hanya terjadi pada ovarium atau testis. Akibatnya, setiap sperma dan sel telur manusia bersifat haploid (n=23). Fertilisasi mengembalikan kondisi diploid dengan cara mengombinasikan dua set haploid kromosom, dan siklus hidup manusia diulangi lagi, generasi demi generasi. Fertilisasi dan meiosis merupakan ciri khas dari reproduksi seksual  pada tumbuhan maupun hewan. Fertilisasi dan meiosis silih berganti dalam siklus hidup seksual, mempertahankan jumlah kromosom yang konstan pada setiap spesies dari satu generasi ke generasi berikutnya. Sel haploid atau diploid dapat membelah melalui mitosis, bergantung pada tipesiklus hidup. Akan tetapi, hanya sel-sel diploid yang dapat mengalami meiosis, karena sel-sel haploid memiliki satu set kromosom yang tidak dapat dikurangi lagi.

STRUKTUR SEL TUMBUHAN

Sebelum membaca artikel ini agar pemahaman anda mengenai struktur sel lebih mendalam silahkan membaca artikel sebelumnya: Struktur Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Sel Tumbuhan

Di tinjau dari bagian-bagiannya, sel tumbuhan memiliki sedikit perbedaan dengan sel hewan. Perbedaan tersebut yakni: pada sel tumbuhan memiliki dinding sel, plasmodesma, kloroplas, dan vakuola besar, sedangkan pada sel hewan tidak. Bagian-bagian lain yang terdapat pada sel tumbuhan umumnya sama dengan sel hewan.

Struktur dan Fungsi Membran part2

FUNGSI MEMBRAN SEL

Kompartementalisasi

Membran plasma membagi protoplasma menjadi beberapa kompartemen (ruangan). Membran sel membungkus seluruh protoplasma. Membran inti memisahkan nukleoplasma dengan dari stoplasma. Selain itu selaput plasma membagi sitoplasma menjadi beberapa kompartemen yang disebut dengan organel. Adanya selaput ini pembatas ini sangat penting karena memungkinkan kegiatan setiap kompartemen dapat berlangsung tanpa gangguan dari kompatemen lain namun tetap dapat bekerja sama.

SINTESIS PROTEIN DAN KODE GENETIK part2

KODE GENETIK

Sintesis protein dikodekan dalam DNA, hanya terdapat empat macam basa nukleotida untuk menspesifikasikan 20 asam amino. Aliran informasi dari gen ke protein didasarkan pada kode triplet ( triplet code ): instruksi-instruksi genetic untuk rantai polilpetida ditulis dalam DNA sebagai rangkaian kata tiga nukleotida yang tidak tumpang tindih. Misalnya, triplet basa AGT diposisi tertentu pada seuntai DNA menghasilkan penempatan asam amino serin pada posisi yang bersesuaian dari polipeptida yang sedang dibuat. Untuk setiap gen, hanya satu dari kedua untai DNA yang ditranskripsikan. Untaian ini disebut untai cetakan ( template strand ) karena menyediakan pola, atau cetakan, untuk sekuens nukleotida-nukleotida dalam transkrip RNA. Untai DNA tertentu merupakan untai cetakan untuk beberapa gen disepanjang molekul DNA, sedangkan untuk gen-gen lain untai komplementerlah yang berfungsi sebagai cetakan. Perlu diperhatikan untuk suatu gen, untai yang sama digunakan sebagai cetakan setiap kali gen tersebut ditranskripsi. Perpasangan serupa dengan yang terbentuk saat replikasi DNA, hanya saja U, pengganti untuk T pada RNA, berpasangan dengan A, dan nukleotida mRNA mengandung ribosa, bukan deoksiribosa. Seperti untai baru DNA, molekul RNA disintesis dengan arah yang anti pararel terhadap untai cetakan DNA. Misalnya triplet basa ACC pada DNA ( ditulis sebagai 3’-ACC-5’ ) menjadi cetakan untuk 5’-UGG-3’ pada molekul mRNA. Triplet basa mRNA disebut kodon ( codon ), dan biasanya ditulis dengan arah 5’ à 3’. Dalam contoh kita, UGG merupakan kodon untuk asam amino triptofan ( disingkat Trp ). Istilah kodon juga digunakan untuk triplet basa disepanjang untai bukan cetakan ( non template ). Kodon-kodon ini komplementer terhadap untai cetakan, dan dengan demikian bersekuens identik dengan mRNA hanya saja mengandung T bukan U. ( karena alasan ini, untai DNA bukan cetakan, terkadang disebut ‘untai pengode’ ).

Saturday, November 3, 2012

Perbedaan DNA dan RNA

DNA DAN RNA

Struktur DNA

Nukleotida terdiri dari:

a.   Satu molekul gula (dalam hal ini adalah "deoksiribosa")
b.   Satu molekul fosfat
c.   Satu molekul basa nitrogen. Basa nitrogen terdiri dari dua jenis yaitu:
1) Purin: Adenin (A) dan Guanin (G)
2) Pirimidin: sitosin (C) dan Timin (T)

GEN, DNA dan KROMOSOM

HUBUNGAN GEN DNA DAN KROMOSOM


Hubungan gen, DNA dan kromosom


Sumber gambar : phoenix5.org

Gen, DNA dan Kromosom


Teman Anda mungkin mengatakan kepada Anda bahwa Anda mempunyai bintik hitam bapak Anda. Secara harapiah, orang tua tidak memberikan kepada anak-anaknya bintik-bintik hitam, mata, rambut, atau sifat lainnya. Lalu, apa sebenarnya yang diwariskan? Orang tua melengkapi anaknya dengan informasi yang terkode dalam bentuk unit-unit herediter yang dinamakan gen. Puluhan ribu gen yang kita warisi dari ibu-bapak kita ini adalah penyusun genom kita. Kedekatan genetik kita dengan orangtua kita menjelaskan kemiripan keluarga.

KROMOSOM

Kromosom


Bagian dari kromosom


Proses pengemasan DNA dan protein terjadi pada tahap profase. Proses yang terjadi adalah sebagai berikut, Untai DNA dipintal dalam suatu protein histon, menjadi suatu unit yang disebut nukleosom. Nukleosom satu dengan yang lainnya bergabung membentuk benang yang lebih padat dan terpintal menjadi lipatan-lipatan yang disebut dengan solenoid. Solenoid satu dan yang lainnya bergabung dan lebih padat lagi membentik suatu benang yang disebut kromatin. Benang-benang halus kromatin memadat membentuk lengan kromatid. Lengan kromatid berpasangan membentuk kromosom.

 
Gambar 1. Pengemasan DNA di dalam Kromosom
(www.geneticengineering.org)

SEL EUKARIOTIK

Struktur Sel Eukariotik (memiliki membran inti)


Memiliki organel-organel bermembran seperti retikulum endoplasma, kompleks golgi, mikondria, dan lisosom.

Bagian-bagian dari sel eukariotik:

Membran plasma

Tersusun atas molekul lemak (2 lapis; terdapat di bagian tengah membran) dan protein (luar: protein perifer (protein tepi) menyusun tepi luar & dalam membran; selain itu ada protein yang menembus ke dalam 2 lapisan lemak (disebut protein integral).

Komponen Kimiawi Sel


PPT Komponen Kimia sel

Bagi teman-teman yang sedang mencari materi tentang Komponen Kimiawi Sel saya berikan slide Power Point tentang Komponen Kimiawi Sel dengan gratis. Semoga slide ini bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan teman-teman tentang Komponen Kimiawi Sel untuk Mata Kuliah Biosel dan Molekuler atau Pelajaran Biologi SMA