Sumber materi biologi tentang sel, sel tumbuhan, sel hewan, fungsi sel, struktur sel, perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan

Fungsi Trakea pada sistem Pernapasan

trakea dan struktur paru-paru
Trakea lebih dikenal sebagai tenggorokan. Trakea berfungsi sebagai saluran yang menghubungkan hidung dan mulut ke paru-paru, oleh karena itu trakea merupakan bagian penting dari sistem pernapasan pada vertebrata. Trakea adalah tabung berotot kaku, terletak di depan kerongkongan dengan panjang sekitar 4,5 inci dan lebar 1 inci. Diameter dalam sekitar 21-27 milimeter dan panjang kira-kira 10 sampai 16 sentimeter. Ada sekitar 15 sampai 20 cincin tulang rawan berbentuk C tidak lengkap, tulang ini melindungi trakea dan menjaga saluran pernapasan. 

Peran Trakea dalam Tubuh Manusia

Trakea  dilapisi sel goblet dan sel epitel bersilia yang memproduksi lendir. Lendir membasahi udara yang masuk melewati saluran pernapasan. Lendir sel-sel dari batang tenggorokan menjebak partikel asing masuk, seperti debu atau bakteri yang telah lolos dari rambut pada rongga hidung. Partikel-partikel tersebut terperangkap kemudian melewati laring dan faring menuju perut atau dikeluarkan sebagai dahak. Dalam sistem pernapasan, trakea berfungsi untuk membiarkan aliran udara ke paru-paru untuk respirasi. Udara masuk ke dalam trakea dan dilanjutkan ke dua cabang bronkus. Apa itu brongkus? Silahkan buka posting saya tentang penjelasan brongkus dan fungsi bronkus. Struktur trakea sedemikian rupa sehingga setiap kerusakan yang terjadi pada trakea dapat berpotensi mengancam nyawa.

Trakea  juga penting dalam sistem pencernaan. Trakea terhubung ke sistem pipa yang sama dan memungkinkan seseorang untuk menelan. Sistem pernapasan memiliki mekanisme klep yang mencegah kegagalan tersedak dan pernapasan. Ketika sebuah benda masuk, orang mungkin pernah mengalami tersedak. Trakea kemudian beraksi dengan refleks batuk, pada saat itu sel-sel bersilia untuk membuang objek dari trakea dan sistem pernapasan.

Trakea adalah saluran udara primer, maka jika terjadi kerusakan pada trakea akan mengganggu pernapasan. Dalam kasus kerusakan tertentu pada trakea, seseorang mungkin harus menjalani prosedur yang disebut intubasi. Dalam prosedur ini, tabung ditempatkan di hidung mulut dan turun ke trakea untuk membiarkan lewat udara ke paru-paru. Jika trakea retak atau terjadi peradangan, tracheotomy mungkin harus dilakukan, sehingga dibuat sebuah lubang agar udara bisa masuk dan keluar dengan lancar. Prosedur ini dilakukan di bawah anestesi umum, sayatan bedah dibuat di daerah tenggorokan dan tabung dimasukkan ke dalam lubang yang dibuat agar udarabisa masuk.

Jika meradang, kondisi yang dikenal sebagai radang tenggorokan dapat terjadi. Dalam kondisi ini bisa ada peradangan pada lapisan trakea. Sebuah kondisi yang disebut trakeo-bronkitis dapat terjadi ketika selaput lendir trakea dan bronkus membengkak. Sebuah trakea runtuh terbentuk sebagai hasil dari cacat pada tulang rawan yang membuat tulang rawan dapat mendukung trakea dan menghasilkan batuk kering. Jika jaringan saraf penghubung dalam trakea merosot menyebabkan tracheomalacia. Infeksi dengan trakea dapat menyebabkan tracheomegaly.

Terimakasih telah membaca posting tentang fungsi trakea pada sistem pernapasan, semoga materi biologi ini bisa bermanfaat untuk kita.
0 Komentar untuk "Fungsi Trakea pada sistem Pernapasan"
Back To Top -->