Organisasi Kehidupan Tingkat Populasi, Komunitas dan Ekosistem



Ikan berkumpul membentuk populasi

Tingkat Populasi

Dalam ilmu biologi, individu-individu sejenis yang berkumpul di suatu tempat tertentu pada waktu yang sama membentuk tingkat organisasi kehidupan yang disebut sebagai populasi

Murid-murid yang berada di sekolah juga bisa dinamakan sebagai populasi manusia, kumpulan rumput yang ada di halaman sekolah dinamakan populasi rumput, kumpulan belalang dinamakan populasi belalang, kumpulan cacing tanah dinamakan populasi cacing, dan kumpulan lebah dinamakan populasi lebah.  

Contoh: Kumpulan dari anjing laut di suatu pantai yang berbatu merupakan salah satu populasi dari anjing laut.

Suatu kelompok disebut satu populasi dengan syarat hanya terdiri dari satu jenis spesies.

Tingkat Komunitas

Umumnya di suatu tempat terdapat lebih dari satu macam populasi. Perhatikan halaman sekolah Anda. 

Di sana mungkin terdapat populasi rumput, populasi cacing, populasi belalang, dan populasi semut. Kumpulan populasi yang menempati area sama dan saling berhubungan disebut komunitas. 

Di dalam komunitas selalu ada interaksi, baik interaksi antar anggota spesies yang sama, maupun interaksi antar populasi yang berlainan. 

Dalam ilmu biologi dikenal istilah interaksi antar makhluk hidup, ada kompetisi, predasi dan simbiosis. Lebih lengkapnya silakan tonton Video dari Tutor Biologi dibawah!

 

Iklim di suatu daerah yang berinteraksi dengan komponen biotik (makhluk hidup) di dalamnya akan menghasilkan satuan komunitas yang besar, bahkan menghasilkan komunitas dominan suatu vegetasi. Vegetasi dapat disebut juga bioma. 

Bioma adalah salah satu komunitas utama dunia yang diklasifikasikan berdasarkan vegetasi dominan dan ditandai oleh adaptasi organisme terhadap lingkungan suatu habitat tertentu. 

Contohnya, bioma tundra, bioma taiga, bioma gurun, bioma savana, bioma hutan hujan tropis, dan bioma hutan gugur.

Contoh: Interaksi antar populasi dari beberapa jenis makhluk hidup merupakan bentuk komunitas. 

Tingkat Ekosistem

Perhatikan kembali halaman sekolah Anda! Di manakah rerumputan menancapkan akarnya? Pada tanah, bukan? 

Dari mana rerumputan memperoleh karbon dioksida yang dibutuhkan untuk proses fotosintesisnya? Dari udara di sekelilingnya, bukan? 

Apakah syarat yang dibutuhkan selain ketersediaan karbon dioksida agar rerumputan dapat melakukan fotosintesis? 

Tentu sinar matahari dan air. Rerumputan juga membutuhkan senyawa anorganik yang didapatkan dari hasil penguraian, misalnya oleh cacing tanah, agar dapat melakukan fotosintesisdengan baik. Proses fotosintesis yang dilakukan rerumputan menghasilkan senyawa karbohidrat yang dibutuhkan makhluk hidup lainnya, misalnya oleh belalang. 

Belalang juga mendapatkan oksigen dari fotosintesis rerumputan tersebut. Dari keterangan di atas, Anda dapat menemukan suatu organisasi kehidupan yang menunjukkan saling keterkaitan, kebergantungan, dan hubungan timbal balik antarmakhluk hidup dan antarmakhluk hidup dengan lingkungannya. Bentuk organisasi kehidupan ini dinamakan organisasikehidupan tingkat ekosistem.

Contoh: intraksi biotic dan abiotik di sebuah hutan.

Ekosistem merupakan unit fungsional yang mencakup organisme (biotik) dengan lingkungannya yang tidak hidup (abiotik) dalam hubungan saling memengaruhi dan berinteraksi. Komponen biotik ekosistem terdiri atas produsen (tumbuhan), konsumen, dan pengurai. 

Pada contoh tersebut, yang bertindak sebagai produsen adalah rumput, konsumennya adalah belalang, dan pengurainya adalah cacing tanah. Adapun komponen abiotik pada contoh tersebut adalah tanah, udara, sinar matahari, zat anorganik, dan air. 

Di dalam organisasi kehidupan tingkat ekosistem, kita juga dapat melihat adanya aliran energi dari organisme fotosintetik ke herbivora dan karnivora. Perhatikan kembali contoh di atas. Jelaskan bagaimana aliran energi yang terjadi pada contoh kasus di atas.

Demikian posting hari ini mengenai Organisasi Kehidupan Tingkat Populasi, Komunitas dan Ekosistem semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.





Posting Komentar