Sumber materi biologi tentang sel, sel tumbuhan, sel hewan, fungsi sel, struktur sel, perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan

Langkah-langkah Metode Ilmiah

Langkah-langkah Metode Ilmiah

Biologi Sel - Metode ilmiah adalah tahap-tahap pengembangan ilmu yang dilakukan secara sistematis dengan menggunakan logika. Dari pengertian metode ilmiah tersebut kita bisa mengetahui bahwa ilmu-ilmu yang kita pelajari seperti Biologi merupakan hasil penelitian yang menggunakan langkah-langkah metode ilmiah. Ilmu tersebut akan terus berkembang seiring perkembangan jaman untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia.

Materi ini sebenarnya sudah diajarkan pada kelas 7 SMP namun karena cukup rumit banyak orang sudah lupa. Padahal, langkah-langkah metode ilmiah adalah materi yang akan terus kita pergunakan bahkan hingga kuliah nanti. Jadi mari kita simak baik-baik mengenai 8 langkah kerja ilmiah yang akan dibahas dibawah.

Langkah kerja ilmiah terdiri dari 8 langkah, yaitu Observasi (pengamatan), Merumuskan masalah, menyusun kerangka berpikir,  membuat hipotesis, memprediksi, melakukan ekperimen (percobaan), membuat kesimpulan dan melakukan eksperimen lanjutan. Untuk lebih jelasnya silahkan simak tulisan dibawah.

Melakukan pengamatan (Observasi)

Untuk melakukan pengamatan kita menggunakan alat indra yang kita miliki, mulai dari indra penglihatan, pendengaran, peraba, penciuman dan perasa. Dalam melakukan pengamatan kita juga biasanya membutuhkan alat bantu untuk mengukur seperti penggaris, termometer, barometer, dinamometer, volt meter, ampere meter dan lain-lain.

Hasil dari pengamatan hendaknya dapat terukur, biasanya menggunakan angka dan satuan tertentu. Adapun untuk mengukur hal-hal yang abstrak seperti rasa dan bau biasanya dilakukan oleh beberapa orang, kemudian setiap orang memberikan penilaian masing-masing dalam bentuk skala. Contoh skala untuk bau; 1 sangat bau, 2 bau, 3 agak bau dan 4 tidak bau.

Contoh hasil observasi yang SALAH:

Pohon A  memiliki batang yang sangat besar
Andri bersuhu tubuh hangat

Contoh hasil observasi yang BENAR:

Pohon A memiliki diameter batang 2 meter
Andri memiliki suhu tubuh 380C

Dalam ilmu Biologi, hasil observasi juga bisa berupa gambar, bagan, tabel grafik atau tulisan. Misalnya gambar bentuk tulang daun, bagan pertambahan penduduk dan grafik populasi burung di suatu wilayah.

Contoh hasil Observasi dalam penelitian: Pertumbuhan kecambah kacang hijau

Menemukan dan merumuskan masalah

Apa itu masalah? Masalah adalah segala permasalahan atau problem yang perlu dipecahkan secara pasti dan benar. Untuk menemukan masalah kita bisa menggunakan rumus 5W 1H (What, When, Where, Why, Who dan How) atau bisa juga menggunakan rumus ABDIKASIM (Apa, Bagaimana, Dimana, Kapan, Siapa dan Dimana).

Contoh rumusan masalah: Apa yang menyebabkan kecambah kacang hijau tumbuh?

Menyusun kerangka berpikir

Kegiatan ini meliputi mengumpulkan keterangan atau data yang berkaitan dengan masalah. Data dapat diperoleh dengan membaca buku-buku yang ada di perpustakaan, membaca laporan hasil penelitian orang lain, wawancara dengan pakar atau ahli dan bisa juga dari hasil pengamatan langsung.

Contoh Kerangka Berpikir: Dari hasil membaca buku biologi tentang tumbuhan (Pantae)didapatkan informasi bahwa Kecambah kacang hijau tumbuh cepat di lingkungan tanpa cahaya.

Membuat hipotesis

Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah berdasarkan teori dan fakta. Jadi untuk membuat hipotesis kita terlebih dahulu harus melakukan tahapan sebelumnya yaitu menyusun kerangka berpikir.

Contoh hipotesis: Kecambah kacang hijau tumbuh karena tidak ada cahaya (gelap)

Memprediksi

Memprediksi adalah memperkirakan apa yang akan terjadi berdasarkan fakta dan hasil penelitian. Prediksi bisa diperoleh dari data atau fakta yang ada, misalnya seekor ayam betina kemarin bertelur, hari ni juga bertelur. Dapat disprediksi bahwa besok, lusa dan seterusnya ayam akan berterlur. Prediksi juga dapat dibuat dengan mencari informasi di buku, majalah, internet, jurnal dan hasil penetlitian orang lain.

Contoh prediksi: Kecambah yang tidak diberi cahaya lebih cepat pertumbuhannya

Melakukan Eksperimen

Eksperimen dilakukan untuk membuktikan hipotesis yang sebelumnya telah dibuat dengan bukti nyata, yaitu percobaan yang kita lakukan sendiri. Misalnya hipotesis kita adalah Pupuk A berpengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman jagung, maka kita mencoba langsung dengan memberikan pupuk A kepada tanaman jagung. Jika tanaman jagung yang telah diberi pupuk A tumbuh subur maka hipotesis diterima, sedangkan jika tanaman jagung tumbuh layu maka hipotesis ditolak.

Contoh Eksperimen: Dua kecambah kacang hijau diberi perlakuan beda, satu dengan diberi cahaya dan satu lagi tidak diberi cahaya

Menarik Kesimpulan

Kesimpulan dibuat setelah hasil eksperimen didapat. Kesimpulan adalah jawaban dari hipoetesis yang sebelumnya dibuat. Kesimpulan dapat menolak hipotesis atau menerima hipotesis. Hipotesis yang ditolak bermakna hasil eksperimen tidak sesuai dengan dugaan sementara (hipotesis) dan hipotesis yang diterima bermakna hasil eksperiman sesuai dengan dugaan sementara.

Contoh Kesimpulan: Ternyata kecambah kacang hijau yang tidak disinari tumbuh lebih cepat, maka hipotesis diterima

Eksperimen Lanjutan

Eksperimen lanjutan ini dilakukan hanya jika setelah menarik kesimpulan muncul atau terpikirkan hipotesis baru. Eksperimen lanjutan juga bisa kita lakukan ketika kita kurang yakin dengan hasil eksperimen sebelumnya.

Contoh Eksperimen Lanjutan: Menyinari kecambah kacang hijau dengan cahaya redup

Contoh Metode Ilmiah

Observasi/pengamatan: Pertumbuhan kecambah kacang hijau
Merumuskan masalah: Apa yang menyebabkan kecambah kacang hijau tumbuh?
Membuat kerangka berpikir: Membaca buku biologi tentang tumbuhan (Pantae)
Hipotesis (dugaan sementara): Kecambah kacang hijau tumbuh karena tidak ada cahaya (gelap)
Prediksi: Kecambah yang tidak diberi cahaya lebih cepat pertumbuhannya
Eksperimen:  Dua kecambah kacang hijau diberi perlakuan beda, satu dengan diberi cahaya dan satu lagi tidak diberi cahaya
Kesimpulan: Ternyata kecambah kacang hijau yang tidak disinari tumbuh lebih cepat
Hipotesis baru: Jika kecambah kacang hijau diberi cahaya redup akan tumbuh agak cepat
Eksperimen lanjutan: Menyinari kecambah kacang hijau dengan cahaya redup.

Cukup sekian untuk materi langkah kerja ilmiah yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat dan semoga kita tetap semangat, amin.
0 Komentar untuk "Langkah-langkah Metode Ilmiah"
Back To Top -->