Fungsi dan Struktur Alveolus


Fungsi Alveoli atau Alveolus

Alveolus

Alveolus adalah kantung udara berbentuk bulat yang berfungsi sebagai tempat pertukaran oksegen dan karbon dioksida. Alveolus terletak didalam paru-paru.

Fungsi Alveolus adalah sebagai tempat pertukaran gas yang menyerap oksigen dari luar tubuh kemudian memasukkannya ke dalam darah, sementara karbon dioksida dari darah diambil dan dikeluarkan dari tubuh melalui hidung.
Alveolus adalah jamak dari alveoli, kantung udara dalam paru-paru

Alveolus adalah jamak dari alveoli. Artinya jika kantung udaranya berbentuk jamak atau banyak, seperti buah anggur maka disebut Alveolus. Tapi, jika hanya terdapat satu buah kantung udara maka disebut alveoli.

Salah satu fungsi alveolus adalah menyimpan udara sebelum dilakukan penyerapan oksigen ke dalam darah. Artikel berikut akan mencakup beberapa informasi terkait dengan fungsi dan struktur alveolus.

Fungsi organ paru-paru adalah sebagai alat pernapasan (respirasi). Di paru-paru terdapat cabang yang disebut bronkus, bronkus bercabang lagi menjadi bronkiolus dan diujungnya terdapat bulatan-bulatan kecil yang disebut alveolus

Alveolus merupaakan tempat terjadinya pertukaran gas di dalam paru-paru. Pertukaran udara ini terdiri dari penyerapan oksigen dan pelepasan karbon dioksida. Berikut pembahasan lebih lanjut tentang fungsi dan struktur alveolus.

Struktur Alveolus

Sebelum membahas fungsi alveolus, mari kita pahami dulu strukturnya. Kenapa? Karena fungsi alveolus dan struktur sangat berkaitan.

Jadi, mari kita bahas struktur alveolus terlebih dahulu. 

Ada sekitar 300-400 juta alveoli didalam paru-paru orang dewasa. Rata-rata diameter dari alveoli ini adalah sekitar 200 sampai 300 mikron. Alveolus mengandung kolagen dan serat elastis. Alveolus dilapisi dengan sel epitel dan memiliki pori-pori yang disebut Kohn. 

Selama pernapasan, jaringan ikat elastis membentuk ruang antar alveoli pada paru-paru agar paru-paru bisa berfungsi.

Sebuah alveoli terdiri dari tiga sel utama yang berbeda seperti sel alveolar skuamosa, sel epitel skuamosa dan sel alveolar besar. Sel-sel epitel skuamosa juga disebut Tipe sel I dan sel alveolar besar juga dikenal sebagai Tipe sel II. Struktur dinding alveolar dibuat oleh sel-sel alveolar skuamosa. 

Sel-sel epitel skuamosa membentuk kapiler yang mencakup sekitar 70% dari daerah. Fungsi kapiler ini adalah difusi gas. Akhirnya, besar alveolar sel mensekresi surfaktan yang membantu pada pengurangan tegangan permukaan air. Hal ini juga membantu dalam pemisahan membran dan meningkatkan pertukaran gas. Jika endotelium alveolus akan rusak, sel-sel alveolar besar membantu dalam memperbaiki mereka. 

Alveolus juga terdiri dari sel-sel makrofag. Sel-sel ini membantu dalam menghancurkan setiap benda asing seperti bakteri, dll dan memiliki fungsi yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh. Jadi, pada dasarnya fungsi dan struktur dirancang khusus untuk membantu dalam pertukaran gas agar tetap efisien.

Fungsi Alveolus

Fungsi dasar alveolus adalah sebagai tempat pertukaran gas. Struktur alveolus memungkinkan terjadinya pertukaran gas selama proses pernapasan berlangsung. Struktur alveoli dikelilingi oleh pembuluh kapiler pembawa darah. Pertukaran karbon dioksida dalam darah dari kapiler ini terjadi melalui dinding alveoli.

Alveolus mulai berfungsi ketika kita menghirup udara melalui hidung. Udara kemudian melewati salluran yang panjang terdiri dari berbagai organ pada sistem pernapasan. Organ-organ ini termasuk saluran hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus dan akhirnya mencapai alveolus melalui kantung udara kecil. 

Udara yang mengandung oksigen diserap oleh darah yang mengalir melalui kapiler. Oksigen ini kemudian diteruskan ke sistem peredaran darah. Dan disinilah siklus pertukaran gas berakhir.

Cara Pertukaran Gas di Alveolus

Pertukaran gas pada paru-paru terjadi dengan difusi pasif. Selama pertukaran gas ini, tidak ada energi yang dibutuhkan untuk dibakar oleh sel-sel. Gas-gas bergerak melalui gradien konsentrasi dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Artinya, oksigen dalam alveolus memiliki gradien konsentrasi yang lebih tinggi. 

Oksigen masuk ke dalam darah dengan cara difusi, karena gradien konsentrasi oksigen dalam darah lebih rendah. Konsentrasi rendah ini disebabkan oleh penggunaan oksigen secara terus menerus di dalam tubuh. 

Hal yang sama terjadi dalam kasus karbon dioksida. Darah yang mengandung konsentrasi karbon dioksida tinggi dan alveolus mengandung konsentrasi karbon dioksida rendah. Dengan demikian, pertukaran gas terjadi melalui difusi pasif sebagai bagian dari fungsi sistem pernapasan.

Itulah informasi yang membantu menjawab pertanyaan "apa fungsi dari alveolus?". Pertukaran gas merupakan fungsi utama dari alveolus. Alveolus adalah cabang terakhir dari sistem pernapasan. 

Semoga Anda bisa mendapatkan informasi yang bermanfaat melalui artikel di atas tentang fungsi dan strukrur alveolus.




Posting Komentar