Fungsi Ribosom

Gambar Ribosom
Gambar Ribosom
Ribosom adalah organel sel yang terdiri dari dua bagian, yaitu subunit besar dan subunit kecil (dapat dilihat pada gambar diatas). Fungsi utama ribosom adalah untuk sintesis atau pembuatan protein (sintesis = pembuatan).

Fungsi Ribosom

Fungsi utama dari ribosom adalah untuk sintesis protein. Organel kecil inilah yang menyusun urutan asam amino menjadi peptida sesuai cetakan dalam RNA messenger (mRNA)

Berikut pembahasan lebih lanjut tentang struktur dan fungsi ribosom.

Ketika kamu belajar tentang sel tumbuhan dan sel hewan, kamu mungkin menemukan banyak organel yang bekerjasama untuk melaksanakan kegiatan sel. Salah satu organel sel yang penting adalah ribosom

Organel ini berfungsi untuk sintesis protein. Sementara mitokondria berfungsi sebagai pembangkit tenaga listrik sel untuk produksi energi. Ribosom juga dikenal sebagai tempat terjadinya sintesis protein dalam sel.

Komposisi dan Struktur Ribosom 

Komposisi Ribosom

Ribosom terdiri dari asam ribonukleat (RNA) dan protein. RNA adalah kepanjangan dari Ribonucleat Acid). Asam ribonukleat berasal dari nukleolus kemudian disintesis oleh ribosom didalam sel. 

Sebuah sel prokariotik sederhana (contoh bakteri) terdiri dari ribuan ribosom, sedangkan sel eukariotik (contoh sel manusia) terdiri dari jutaan ribosom. Ukuran ribosom prokariotik lebih kecil dibandingkan dengan ribosom eukariotik.

Struktur Ribosom

Sekarang kita akan membahas tentang struktur ribosom. Ribosom terdiri atas dua subunit, masing-masing berisi RNA dan protein. Kedua subunit dikategorikan sehubungan dengan tingkat sedimentasi dalam media tertentu. Sebagai contoh, dua subunit dalam sel eukariotik adalah 40S (subunit kecil) dan 60S (subunit yang lebih besar), di mana 'S' adalah singkatan dari unit kepadatan (Svedberg). 

Dengan demikian, semakin tinggi nilai yang diberikan subunit, semakin besar pula kepadatannya.

Fungsi Ribosom didalam sebuah sel

Dalam sel, ribosom berada di dua wilayah sitoplasma. Beberapa ribosom ditemukan tersebar di sitoplasma (disebut sebagai ribosom bebas), sementara ribosom yang lain melekat pada retikulum endoplasma (RE) dan disebut ribosom terikat. 

Dengan demikian, ketika ribosom melekat pada permukaan retikulum endoplasma maka disebut retikulum endoplasma kasar (RE kasar). Kedua ribosom bebas dan ribosom terikat memiliki struktur yang sama dan bertanggung jawab untuk produksi protein.

Jadi, kedua jenis ribosom memiliki struktur dan fungsi yang sama. Hanya tempatnya saja yang berbeda.

Berbicara tentang fungsi utama ribosom, ribosom berperan dalam penyusunan asam amino untuk membentuk protein tertentu, yang pada gilirannya sangat penting untuk aktivitas sel. 

Seperti yang anda ketahui tentang pembentukan, sintesisi atau produksi protein. Pertama asam deoksiribonukleat (DNA) menghasilkan RNA (RNA messenger atau mRNA) pada proses transkripsi DNA, setelah itu kode genetik dari mRNA diterjemahkan menjadi protein oleh ribosom.

Lebih tepatnya, urutan untuk penyusunan asam amino selama sintesis protein ditentukan dalam mRNA. mRNA disintesis dalam nukleus kemudian diangkut ke sitoplasma untuk proses sintesis protein. 

Dalam sitoplasma, dua subunit ribosom mengikat sekitar polimer mRNA dan protein sintesis dengan bantuan RNA transfer (tRNA) sesuai dengan kode genetik. Seluruh proses sintesis protein  ini juga disebut sebagai dogma sentral.

Biasanya, protein yang disintesis oleh ribosom bebas digunakan dalam sitoplasma itu sendiri. Sementara molekul protein yang diproduksi oleh ribosom terikat diangkut membran sel. Mengingat fungsi utama dari ribosom yaitu sintesis protein, dapat dimengerti bahwa sel tidak dapat berfungsi tanpa ribosom.

Jadi penting banget kan fungsi ribosom bagi makhluk hidup. Nah, kira-kira kalau ribosom kita tidak bekerja dengan baik apa yang akan terjadi ya sob? Silakan jawab di kolom komentar yang ada dibawah.

Demikian posting biologi hari ini mengenai fungsi ribosom, semoga bermanfaat.

Jangan lupa ikuti media sosial Tutor Biologi untuk mendapatkan materi biologi lainnya dari kami.
Posting Komentar